The Soundtrack Of Your Life !

Posted: May 24, 2011 in Uncategorized

This slideshow requires JavaScript.

Terasa indah dan berkesan jika mengingat kenanganku sewaktu masih kuliah di kampus biru..memoryku tak pernah lepas dari indahnya persahabatan yang terjalin selama masa kuliah di fakultas Geografi…akhir tahun 2000 kutanggalkan seragam smaku yang 3 tahun menemanikku…celana jeans belel dan kaos oblong adalah seragam kebesarannku diawal aku kuliah, maklumlah spirit rebel masih terasa. Dari yang hanya seorang bocah anak SMA yg selalu diawasi dan diatur-atur guru hingga akhirnya terbebas dari semua belenggu itu…ku jalani hari-hariku dengan lepas bebas tanpa beban, hari berganti hari selalu kunanti untuk kembali bersua bersama teman-teman walaupun hanya datang di kampus titip absen dan nongkrong diparkiran.

Dari pergaulan itulah aku menemukan sosok-sosok unik dan berkesan dalam kampus ini, diantaranya adalah Yakobus indra nurcahaya atau akrab dipanggil indra punk dan hizwan maryadi mahasiswa asal Bengkulu yang akrab dipanggil “ndang kito”, Indra adalah seorang anak band punk dengan karakter santai dan sedikit rebel, sedangkan Hizwan seseorang anak rantau dengan karakter pemimpin namun pemalu khususnya terhadap kaum hawa.hehe. Pantaslah ia menyandang ban kaptem dalam tim sepakbola angkatanku. Yang paling aku suka dari kedua sahabatku itu adalah mereka tak pernah mengguruiku dan mendikteku dalam menasehati disaat aku “tersesat” dalam melangkah..hehehe.

Sore hari selepas kuliah atau praktikum sering kami luangkan waktu untuk nongkrong bareng diatap gedung UPT perpustakaan sekedar menikmati sejuknya udara sorehari dan lalu lalang mahasiswi pulang kuliah…hehehe, maklum fakultas kami 60 % cowok semua…adapun ceweknya, tomboy2 maklum orang lapangan…dari nongkrong diatas gedung itulah kami tahu bahwa ada sebuah bangunan kecil dipojokan, pertama kami kira sebuah gudang, namun menyadari adanya tower yang menjulang tinggi akhirnya kami tahu bahwa itu adalah sebuah kantor radio….yups radio swaragama…radio yang sering kami dengarkan jika sedang mengerjakan tugas praktikum atau sekedar begadang di angkringan mendengarkan [ins00.00mnia]. Dari seringnya kami nongkrong diatas atap gedung UPT tak jarang kami sekalian main dan request lagu ke swaragama buat sekedar mengirimkan salam-salam ke mahasiswi gebetan kita maupun asisten praktikum yang kita taksir, kebiasaan itu masih berlanjut sampai dengan swaragama pindah kantor di Blok H-5 Bulaksumur..hehehe.

Persahabatan kami masih tetap terjalin… suka duka..menangis tertawa kami lewati bersama, Keakraban kami masih terjalin dengan solid meskipun tak seintens bersua seperti dulu dikarenakan penjurusan dan bedanya mata kuliah yang kami ambil. Semester demi semester kami lalui, tak terasa masa kuliah kami sudah memasuki tahun keempat, ini berarti saatnya skripsi yang berbicara…February 2005 aku resmi menjadi sarjana disusul hizwan pada bulan Agustus, sedangkan indra masih asyik dengan side projectnya bersama fakultas dan pacaran dengan cewek turunan Inonesia-Jepang yang bernama Yuriko Melania. Aku lanjut kuliah S2 namun masih tetap di fakultasku karena kebetulan beruntung mendapatkan beasiswa program Pasca Sarjana UGM, sedangkan Hizwan bergabung dengan indra berkutat dengan project-project pemetaan. Hingga Agustus tahun 2006 aku mendapat kabar dari indra bahwa dia dapet project besar pemetaan membuka lahan baru di Agat Papua.Jujur aku sangat senang dan bangga mendukung dia untuk berangkat ke Papua, karena untuk ukuran saat itu sangatlah hebat bisa mendapatkan tawaran project yang setara dengan pekerjaan staff ahli. Bersama Tim lain diajaklah Hizwan bergabung dalam Project Mapping tersebut.

Awal bulan Agustus berangkatlah Indra dan Hizwan ke tanah Papua, 2 minggu berlalu…hanya sesekali indra & hizwan menelepon dari papua, maklum dipedalaman signalnya sangat jelek, hingga hari terakhir (19/08/06)project selesai dan tim beserta rombongan siap pulang ke jogja via timika. Berhubung terlambat, jalur udara sudah tidak ada, penerbangan disana tidak setiap hari ada..jadi harus menunggu 2 hari lagi, karena mengingat alat-alat yang digunakan dalam project mesti dikembalikan tepat waktu.Tim memutuskan untuk mengunakan jalur laut. Sebelum berangkat Indra sempat mengirimkan pesan singkat sembari menunggu long boat datang, indra mengatakan bahwa rombongan pulang melewati jalur laut sama persis dengan jalur jejak petualang trans 7, indrapun tak lupa minta didoakan agar perjalanannya selamat dan lancar…dalam hati aku berkata, “wowww… keren lewat laut pake long boat”…sambil kumembayangkan indah dan eloknya pemandangan yang tersaji di laut papua….\m/

Minggu sore (20/08/06) tiba-tiba datang kabar dari seorang teman kuliah, katon namanya,…mengabarkan bahwa longboat yang ditumpangi rombongan hizwan & indra tebalik…baling2 mesinnya karam terhalang pasir. Seketika aku tersentak…”Tuhan Lindungi Mereka”…Sejenak aku binggung dan tak tahu apa yang harus aku lakukan mendengar kabar buruk ini. Merasa sedikit tenang akhirnya aku putuskan untuk memberanikan dengan katon untuk sekuat tenaga memberitahukan kabar buruk ini kepada keluarga indra di Bantul, kususun strategy dan pengolahan kata-kata dalam menyampaikannya supaya tidak membuat kaget keluarga indra, karena semua belum tahu kabar terakhir yang pasti. Sesampainya disana ternyata keluarga indra sudah berkumpul di teras depan…pecah suasana seketika itu, ternyata kabar buruk itu sudah sampai di keluarga indra…kulihat ibunda indra menangis dan langsung berlari menghampiri dan memeluku…suasana haru dan tangisan yang ada saat itu beriringan dengan hujan yang turun dan aku hanya bisa diam sambil sesekali menenangkan ibunda indra…

Selama 2 minggu lebih digelar doa bersama di rumah Indra dan Hizwan…sembari menunggu kabar dari kakak indra yang berangkat ke papua bersama ayahnda Hizwan…setiap malam kami menunggu kabar, dari koordinasi dengan TIM SAR sampai dengan penduduk lokal telah kami lakukan. Lewat berita di tv kami pantau perkembangan kabar terbaru, namun satu bulan berlalu tanpa ada kabar baik yang kami terima…berulang kali aku menemani ayahnda indra datang ke kampus sekedar menanyakan status indra di fakultas, sangat sedih jika mengingat hal itu…seorang ayah yang tetap semangat mencari keberadaan anaknya meskipun raga sudah dirasa renta. Hari-hari kami lalui dengan dengan kesedihan dan kepasrahan. Hingga satu tahun berlalu …dua tahun berlalu …tiga tahun berlalu …dan sampai empat tahun lebih tragedy itu terjadi, berat aku rasakan untuk melalui hari demi hari, sahabat yang selalu ada disaat aku jatuh terpuruk dan ada di saatku membutuhkannya keluar dari masalah kini tak ada lagi disisiku, sampai dengan ayahnda Indra meninggal…kabar tentang ditemukannya indra dan hizwan belum terdengar… T_T

Memasuki tahun kelima hilangnya sahabatku Indra dan Hizwan aku tetap masih berharap keajaiban itu masih tetap ada, bayangan gelap meruang tak bertepi selalu datang di mimpiku…aku hanyalah manusia biasa, penantianku terasa melelahkan, dan terkadang aku berharap ingin hilang ingatan melupakan kejadian yang menyedihkan itu. Haruskan semua yang dulu telah datang pergi dan menghilang…. Aku sempat lunglai melalui hari, ragu dalam mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidupku. Namun waktu terus berjalan, banyak hikmah dan pembelajaran yang aku alami dari tragedy ini. 5 tahun sudah aku mengalami perenungan dan penemuan jatidiri, bahwa sebuah hidup adalah sebuah keseimbangan….

Hitam-Putih…

Pahit-Manis…

Tawa-Tangis…

Berlari terjatuh, berjalan, merangkak, bahagia, terluka, menjadi lembaran yang terindah dari sebuah soundtrack hidup dari skenario-Nya. Saatnya bangkit tak hanya berdiam diri dalam sunyi ini, coba ‘tuk akhiri, segala yang ku alami biarlah hidup berjalan lagi apa adanya. Tak ada yang perlu ditakuti dan disesali dalam hidup ini…lakukanlah yang terbaik untuk memberi warna juga makna dalam hidup kita…Mimpi-mimpi itu harus tetap ada dan semakin menggila….sayangi selalu orang-orang terdekat kita…karena merekalah tungku itu tak akan pernah padam…

Yups…

Hujan telah berhenti…

Selamat datang kau Pelangi…

dedicated to our beloved brothers, somewhere in Papua: Yakobus Indra Nurcahya a.k.a Si PUNK & Hizwan Maryadi a.k.a Sang Kapten…

les gras…cheers…!!

Advertisements
Comments
  1. erda says:

    Tak sengaja nyasar ke blog mu Jo, luar biasa tulisanmu bikin aku berkacakaca. Mereka berdua orang baik dan selalu dikenang siapapun sepanjang masa. terus menulis 🙂

  2. Mujiyanto says:

    aku juga kesasar ki Joo..manteb nih..hasil pembelajaran jaman dulu di lab kardig..dah ngeblog saiki

  3. thekardjook says:

    makasih semuanya ga kerasa 19 agustus besok dah 5 tahun mereka menghilang….semoga memang benar bahwa rencana Tuhan selalu indah buat umatnya cheers!!!

  4. Adik dang qito says:

    Subhanallah cerita persahabatan mu mas. Semoga dirimu dirahmati Allah Swt. Tolong tetap doakan dang Hizwan dan mas Indra. Apalagi tgl 19 mei 2014 ini dang ultah…
    By. Adik dang qito di Bengkulu. Trims.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s